"Kuliah bukan perjalanan yang harus kamu tempuh sendiri."
Hotline Akademik MLUP menyediakan pendampingan akademik dan non-akademik untuk mahasiswa — dijalankan oleh kakak mentor per kampus dan fasilitator berpengalaman, tanpa biaya.
Membangun generasi muslim Indonesia yang menjadi rujukan dalam keilmuan dan teladan dalam keislaman.
Lahir dari keresahan: biaya pendidikan yang terus naik, mentoring yang belum merata, dan anggapan lama bahwa akademik dan keislaman adalah dua jalan yang berbeda. Hotline Akademik adalah salah satu cara kami menjawab keresahan itu secara nyata.
Kenali MLUP Academy lebih jauhHotline Akademik mencakup hambatan akademik dan non-akademik — termasuk tekanan psikis and masalah keuangan yang berdampak pada keberlangsungan studi.
Beasiswa Akademik MLUP hadir dalam dua bentuk. Pertama, bantuan pendampingan langsung — seluruh layanan Hotline Akademik tidak dipungut biaya, mulai dari pendampingan skripsi, psikis, hingga konsultasi keuangan. Kedua, bantuan nominal — kami mengupayakan bantuan biaya UKT, akomodasi, dan biaya hidup bagi mahasiswa yang membutuhkan; termasuk cita-cita jangka panjang kami untuk menyediakan rumah singgah bagi mahasiswa perantau yang tidak mampu. Penerima manfaat yang mendapat bantuan nominal diajak untuk terlibat dalam proyek sosial bersama MLUP — karena kami percaya kebermanfaatan itu bisa diteruskan.
Pendampingan tanpa biaya · Bantuan nominal tersediaTidak yakin masalahmu masuk kategori mana? Tidak apa-apa. Ceritakan saja — kakak mentormu yang akan bantu petakan.
Hotline Akademik dijalankan oleh dua lapis fasilitator dengan peran berbeda — kakak mentor per kampus sebagai titik kontak pertama, dan fasilitator berpengalaman sebagai penanganan lanjutan.
Begini cara kerja Hotline Akademik dari kontak pertama sampai penanganan.
Jalur formal punya tempatnya. Hotline Akademik hadir untuk yang tidak tercover di sana.
Cerita-cerita ini ditulis ulang secara anonim atas izin yang bersangkutan. Identitas dijaga sepenuhnya.
Skripsi saya mandek hampir setahun. Bukan karena tidak mau, tapi setiap kali buka laptop rasanya mual. Saya pikir saya yang bermasalah. Ternyata ada cara untuk mulai lagi — dari yang kecil dulu, satu paragraf dalam sehari.
Saya tidak cerita ke siapapun karena takut dianggap lebay. Ke kakak mentor pun awalnya ragu. Tapi ternyata dia betul-betul mendengarkan — bukan langsung kasih solusi, tapi bantu saya petakan dulu apa yang sebenarnya terjadi.
* Nama dan detail disamarkan. Cerita disampaikan atas izin peserta.
Kakak mentor per kampus bekerja melalui jaringan komunitas ini — artinya ada yang kenal medan tempatmu belajar.
Komunitas kamu belum terdaftar? Tidak masalah — Hotline Akademik terbuka untuk semua mahasiswa, tanpa terkecuali.
Tidak perlu cerita yang terstruktur. Tidak perlu tahu dulu apa yang kamu butuhkan. Satu pesan sudah cukup untuk memulai.